Pameran Pembukaan Manifesto Disesaki Pengunjung

JAKARTA, KOMPAS – Animo masyarakat menyaksikan Manifesto, Pameran Besar Seni Rupa Indonesia sekaligus peresmian Tangan Patung Ruang Publik Penanda Baru Galeri Nasional Indonesia, Rabu (21/5) malam, relatif besar. Lebih 500 masyarakat dalam dan luar negeri, memadati arena pameran. Pameran yang dikuratori Jim Supangkat, Rizky A Zaelani, Kuss Indarto, dan Farah Wardani itu menampilkan 354 seniman (karya) dari 15 provinsi yang masih eksis dari angkatan 60-an hingga saat ini. Karya yang ditampilkan cukup beragam, ada karya berupa lukisan, patung, grafis, multimedia dan instalasi, hingga karya-karya seni media baru (video art, fotografi, dan lain-lain).

Baca lebih lanjut

Pengumuman Peserta Mon Décor Painting Festival 2008

Mon Décor Painting Festival 2008: FREEDOM. Setelah dilakukan seleksi terhadap 713 proposal karya, maka Tim Juri yang terdiri dari DR. M. Agus Burhan (Ketua), Jim Supangkat, Ivan Sagito, dan Kuss Indarto, telah memutuskan sebanyak 30 karya/seniman untuk lulus menjadi peserta pameran Freedom. Pameran akan berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta, 30 Mei-4 Juni 2008, dan di Galeri Nasional, 23 Mei-3 Juli 2008. 30 karya/seniman hasil seleksi tersebut akan berpameran bersama karya para seniman undangan. Berikut nama-nama tersebut.

Baca lebih lanjut

Jakarta Art Award 2008

Pemerintah DKI Jakarta dan Pasar Seni Ancol Jakarta mengajak para pelukis Indonesia untuk berkompetisi secara terbuka dalam JAKARTA ART AWARDS 2008. Kompetisi ini adalah untuk ketiga kalinya, setelah DKI Jakarta dan Pasar Seni Ancol sukses menyelenggarakan Golden Pallete Awards 2005 dan Jakarta Art Awards 2006.

Baca lebih lanjut

Sebuah Perenungan Terhadap Kecendrungan Seni dan Budaya: Praktik Seni Berbasis Riset, dan KISS (Keep it simple, and stupid)

OLEH: NASBAHRY COUTO

KISS (Keep it simple, and stupid)

Fenomena yang terdapat dalam dunia desain, perencanaaan pembangunan daerah atau strategi perang, bisa saja masuk ke dalam dunia seni. Kreatifitas seni dan desain dapat berorientasi kepada pemakai/pasar (user oriented), kepada peningkatan nilai visual dan fungsi seni (use oriented), yang ketiga adalah KISS. Yang terakhir ini menarik karena keunikannya.

Baca lebih lanjut

Indonesia Art Award 2008 (IAA)

INDONESIA ART AWARD (IAA) adalah kompetisi seni rupa dan pemberian award bagi para seniman Indonesia. IAA merupakan program tetap Yayasan Seni Rupa Indonesia (YSRI), diselenggarakan sejak tahun 1994 dengan nama Phillip Morris Art Awards. Dan sejak tahun 2001 program ini dinamakan Indonesia Art Award. Kompetisi ini bertujuan untuk mengukur perkembangan mutakhir dalam praktik seni rupa sekaligus merangsang dan memacu berbagai penemuan baru yang terus diupayakan oleh seniman Indonesia.

Baca lebih lanjut

Mon Décor Painting Festival 2008

TEMA: FREEDOM

Ingatan tentang Kebangkitan Nasional 100 tahun lalu adalah ingatan tentang hasrat kita pada kebebasan dari kolonialisme modern. Ingatan tentang Gerakan Reformasi 10 tahun lalu adalah ingatan tentang hasrat kita pada kebebasan dari rezim militeristik Orde Baru. Lalu, apa itu kebebasan untuk konteks hari ini?

Tema FREEDOM diharapkan menjadi titik picu untuk membayangkan, memandang, menggagas, menyoal, dan memikirkan kembali makna kebebasan (dalam arti yang luas) dari perspektif seniman lewat bahasa visual, khususnya seni lukis. Oleh karenanya, situasi sosial politik kontemporer tidak sepenuhnya menjadi titik acu utama dalam visualisasinya.

Baca lebih lanjut

Pasar Seni Rupa dan Komoditi

OLEH: IBRAHIM

Hasrat pemenuhan kebutuhan dengan karya seni tidaklah keliru jika dipandang sebagai kondisi alamiah bahkan suatu yang didambakan. Seiring dengan perkembangan di segala aspek kehidupan, seni juga turut aktif memengaruhi kondisi sosial ke sebuah peradaban modern yang ditandai pada pemanfaatan seni itu sendiri dalam memenuhi dan membentuk kebutuhan-kebutuhan yang semakin kompleks. Ini bisa kita baca dari proses penciptaan kebutuhan-kebutuhan ”baru” yang dimanifestasikan melalui karya seni, baik dalam bentuk produk maupun pencitraan. Begitu juga halnya ketika berbicara komoditi yang sarat dengan pemanfaatan seni rupa sebagai produk komoditi maupun untuk pencitraan. Sehingga ini menjadikan pembicaraan akan seni rupa juga semakin luas dan tak terbatas. Untuk lebih lebih lanjut ada baiknya dilihat dulu sebisanya apa kira-kira kriteria dari komoditi.

Baca lebih lanjut

Citra Seni Rupa Sumbar Harus Dibangun

PADANG– Seni rupa Sumatra Barat banyak dikenal di luar daerah, namun sampai kini imej (citra) tersebut tidak terjaga. Seperti yang dikatakan Ibrahim S,Pd, praktisi seni rupa dari UNP, seni rupa Sumatra Barat yang dibeli hanya karyanya, bukan citra.
Baca lebih lanjut

Pembicaraan Saya dengan Saya

OLEH: NASBAHRY COUTO

Dalam tulisan ini saya bermaksud meretrospeksi wacana seni di daerah, khususnya di Sumatera Barat atau Padang. Segala aspek tentang seni, bisa dibicarakan, dari saya dan untuk saya.

Baca lebih lanjut

Era Revolusi Digital dalam Desain Grafis untuk Mendukung Ekonomi dan Industri Kreatif

OLEH: NASBAHRY COUTO

Dalam pandangan ahli sejarah, abad ke 21 adalah era revolusi digital. Abad ini ditandai oleh sistem informasi dan komunikasi yang sepenuhnya akan dikuasai oleh media digital, seperti teknologi komputer dan perangkat lunaknya. Salah dampak dari revolusi itu adalah timbulnya kesadaran baru tentang ekonomi berdasarkan kreatifitas individual, dan tidak lagi berdasarkan potensi sumber daya alam yang semakin menipis dan mahal. Akibat dari pandangan ini baru ini,maka semua aspek kebudayaan akan bergeser ke dimensi baru ini termasuk aspek ekonomi, aspek pendidikan, dan berbagai aspek lainnya. Yang jadi pertanyaan penulis adalah bagaimana pemerintah menyiapkan sektor pendidikan untuk menghadapi abad ke 21 ini. Terutama untuk menyiapkan potensi anak bangsa melalui pendidikan seni rupa dan desain yang sangat erat hubungannya dengan revolusi digital, dan ekonomi kreatif. Hal ini dapat dipahami karena pendidikan seni dan desain adalah alat (agent) yang memiliki kekuatan untuk menjadikan sesuatu yang tidak ada (nothing) menjadi ada (thing), dan alat agar ide menjadi aksi (action). Dengan sedikit menjelaskan sejarah seni dan desain. Penulis dapat membuka mata tentang kelemahan sektor pendidikan seni rupa dan desain, dimana KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) yang diasumsikan tidak sempurna untuk diterapkan, baik untuk ekonomi kreatif maupun untuk menyongsng era digital

Baca lebih lanjut